Actual physical Distancing, Restoran Ini Punya Andalkan Robot sebagai Pramusaji

Patuh menerapkan physical distancing menjadi salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19. Penerapan physical distancing sangat penting di ruang publik, termasuk restoran.

Penerapan physical distancing di restoran bisa menghadirkan konsep unik yang justru menarik pengunjung. Seperti yang dilakukan restoran pada Belanda.

Dikutip dri sindonews. com, Restoran Dadawan di kota Maastricht, Belanda menggunakan robotic sebagai pramusaji di masa pandemi Covid-19. Penggunaan robot bertujuan tuk mengurangi kontak fisik dengan staf manusia di restoran yang bisa menjadi sumber penularan virus corona baru penyebab Covid-19.

Sebanyak 3 robot yakni Amy, Aker serta James bolak-balik dari bar melayani para tamu di restoran blend Asia itu untuk mengantarkan minuman. Setiap robot berbentuk humanoid sederhana, dengan lengan untuk membawa baki. Pajangan sederhana di wajah mereka menunjukkan senyuman, atau sesekali ekspresi muram.

(Baca Juga: Komplikasi Penyakit Sebabkan Benny Likumahuwa Meninggal)

Seperti dilansir Reuters, pelayanan mungkin sedikit terasa kaku. Setelah robot mengantarkan minuman ke meja, pelanggan harus mengambil minuman mereka sendiri dari baki. “Hai, ini pesananmu. Silakan mengambilnya dari baki. Saya akan kembali secara otomatis dalam 20 detik, ” kata Amy memberi mengenal sepasang wanita yang duduk pada sebuah stan.

Meskipun pramusaji robot diperkenalkan di China beberapa tahun lalu, dan sejak itu menjadi hal baru di restoran-restoran di seluruh dunia. Namun, hanya segelintir restoran di Belanda yang memperkenalkan robot sebagai pelayan.