Al – quran dan Sains Ungkap Bulan Sudah Panas seperti Matahari

MANUSIA ketika memandang ke langit pada malam hari maka akan menyaksikan kamar yang memantulkan cahaya matahari. Tetapi ternyata dahulu bulan pernah cerah seperti matahari. Hal itu diketahui melalui penelitian yang dilakukan manusia.

Dikutip dibanding buku ‘Sains Dalam Alquran’ susunan Nadiah Thayyarah, dijelaskan bahwa hasil penelitian tersebut menunjukkan bulan terbentuk sejak 4, 6 juta tahun lalu. Selama masa pembentukannya, kamar menerima hantaman bertubi-tubi dari meteor dan meteorid.

Menangkap juga: Alquran dan Sains: Kamar Ternyata Mengikuti Matahari 

Dikarenakan suhu bulan zaman itu sangat panas, terjadilah percampuran yang sangat dahsyat di latar bulan sehingga menyebabkan terbentuknya lubang-lubang besar yang dinamakan ‘Maria’ dan gunung-gunung tinggi dengan kawahnya yang dinamakan ‘Craters’.

Lalu kawah-kawah tersebut menumpahkan lahar-lahar di volume yang sangat besar dan lahar-lahar itu mengisi lubang-lubang luhur itu. Gunung-gunung di bulan menjelma tidak aktif dan lahar-lahar berakhir mengalir. Dengan demikian, matilah bulan.

Sebelum manusia mengetahui bahwa bulan awalnya pernah berseri, kemudian mati, kitab suci Kitab suci alquran yang diturunkan sekira 14 kurun lalu telah mengungkap hal itu. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Surah Al Isra Ayat 12 yang artinya:

“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua petunjuk, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang agar kamu membongkar-bongkar kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun & perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas. ” (QS Al Isra: 12)

Baca juga: Foto Langka Neil Armstrong dan Buzz Aldrin di Bulan Akan Dilelang 

Ayat itu menunjukkan adanya suatu fakta ilmiah yang baru bisa diketahui pengikut pada abad ke-20, yaitu kalau bulan pada mulanya adalah sebuah planet yang menyala.

Pada buku ‘Sains Dalam Alquran’ disebutkan juga penelitian-penelitian astronomis telah membuktikan bahwa bulan terus-menerus menghindar dari Bumi. Pakar astronomi mengutarakan bahwa bulan yang berjarak 300 ribu kilometer dari Bumi terus menjauh dari Bumi sejauh 3 sentimeter per tahun.