Game Among Us Versi Konsol Datang Tahun Depan?

USAI dirilis dalam 2018, secara mengejutkan game Among Us telah menjadi fenomena hangat. Selama satu bulan terakhir pemain dari berbagai negara saling berlomba dalam game ini. Innersloth, selaku pengembang Among Us, melalui unggahan di akun Twitter-nya mengklaim peladen mereka dapat mencapai 1, 5 juta pemain dalam satu masa.

Menyusul kepopularitasannya, kini Innersloth diketahui sedang menyiapkan seri kedua dari game Among Us. Inverse melaporkan, game ini rencananya hadir sekira tengah atau akhir tahun depan, namun tanggal pastinya belum diumumkan. Ini juga termasuk fitur dan dukungan untuk perangkat konsol seperti PlayStation maupun Xbox One yang sudah diharapkan para fansnya.

Baca juga: Ikuti Tips Penting Ini untuk Lulus di Game Among Us 

Bersamaan dengan itu, Forest Willard selaku programmer Innersloth menyatakan bahwa hal tersebut bukannya tidak mungkin. Sejauh ini pengembang sudah merencanakan hal itu, tetapi kepastian akan hadir ke konsol belum bisa dijanjikan. Menurut mereka, memindahkan game seperti Among Us ke konsol tidaklah semudah dengan dikatakan.

“(Port konsol) adalah sesuatu yang mulai saya bicarakan. Tapi kami harus membina sistem untuk komunikasi cepat, untuk ROM, seperti Rocket League. Beta tidak tahu apakah kami dapat menerapkan obrolan suara konsol ataupun tidak. Salah satu hal pertama yang ingin ditambahkan adalah macam sistem akun daftar teman, sebab sangat sulit melakukan apa pun tanpanya, ” ucap Willard meniti siaran Twitch, Rabu 16 September 2020.

Mengucapkan juga: Pemula Jangan Coba-Coba, Tersebut Daftar Hero Mobile Legends Tersulit 

Sebagaimana dengan disampaikan Willard, obrolan suara dasar menjadi kekurangan utama dalam game. Setiap pemain harus berdiskusi menggunakan kolom pesan teks, atau beringsut ke aplikasi lain seperti Discord. Ini tentunya tidak sejalan secara konsep game konsol yang umumnya menggunakan fitur obrolan daring daripada aplikasi konsol.

Biar begitu, membuat game dapat terhubung dengan fitur obrolan seperti PlayStation Network maupun Xbox Live tentunya dapat dilakukan. Namun, Willard mengirimkan pihaknya belum dapat menemukan penyelesaian bagi pemain yang tidak menginginkan fitur tersebut. Di lain bagian konsep pesan teks tidak sejenis ramah dengan konsol karena tersebut membutuhkan mouse atau keyboard.