Karena PSBB, Konsep Co-Living Mulai Terangkat Daun

PANDEMI corona COVID-19 membuat jutaan orang untuk bekerja dari rumah, baik di Indonesia maupun penjuru dunia lainnya. Banyak orang merasakan perubahan kebiasaan baik saat bekerja atau melakukan aktivitas lain.

Menurut Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, per 1 April 2020, sebanyak 1. 043. 773 pekerja formal sudah didorong untuk bekerja dari panti. Angka tersebut makin melonjak berbarengan dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku sejak 10 April 2020.

Dengan lebih dari tiga juta pekerja formal, atau dekat 70% dari total keseluruhan tenaga kerja di Jakarta, fenomena pengembangan kerja jarak jauh di Ibukota baru memasuki tahap awal perkembangannya.

Jumlah orang dengan mempraktikkan kerja jarak jauh mampu dibilang memang meningkat akibat terjadinya pandemi. Namun metode kerja seperti ini sebetulnya bukanlah fenomena hangat.

Dengan perkembangan teknologi internet yang semakin pesat, menyala dari rumah, baik paruh maupun penuh waktu, menjadi sesuatu dengan makin lazim di kalangan praktisi formal.