Langsung Penyakit Langka, Perempuan Ini Tidak Mampu Mengenali Wajahnya Sendiri

Seorang perempuan wanita bernama Lena Ash mengidap penyakit langka dan aneh dengan disebut dengan prosopagnosia. Alhasil dia tidak bisa mengenali wajah karakter termasuk dengan wajahnya sendiri.

Wanita Rusia berumur 29 tahun itu mengetahui kalau dia menderita prosopagnosia pada 2019.

 

Sebelumnya, ia selalu berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa tidak lebih perlahan-lahan dari orang pada umumnya. Apalagi sebagai seorang anak, Lena memiliki masalah dalam mengenali wajah orangtuanya. Bahkan orangtuanya pun tidak bisa membantu.

Meski demikian, Lena tidak menyalahkan orangtuanya untuk itu. Sebab itu bahkan tidak tahu bahwa status seperti itu ada, dan itu tidak bisa begitu saja mengaduk-aduk gejalanya saat itu.

Bahkan ahli saraf yang dia kunjungi untuk sakit kepala, migrain, tekanan darah rendah, dan mual tidak dapat mengetahui pengantara masalah kesehatannya.

Akibat penyakit tersebut, Lena ngerasa malu pada dirinya sendiri. Lena pun sempat bercerita tentang kondisinya yang tidak biasa. Karena saat ini dia tahu penyebab amnesia wajahnya, maka ia ingin memberi terang penderita lain bahwa mereka tidak sendirian.

Ketika dia berbicara dengan seseorang, Cuai dapat melihat wajah mereka secara sangat jelas. Namun begitu itu meninggalkan pandangannya, dia lupa laksana apa penampilan mereka. Meskipun beberapa besar otak manusia diprogram buat membuat ingatan tentang orang-orang yang ditemui tapi otak Lena tidak menciptakan kenangan untuk wajah orang, atau bahkan wajahnya sendiri.

“Saya menggunakan kurang life-hacks untuk mengenali wajah beta sendiri. Ketika saya melihat ke cermin atau foto diri hamba sendiri, saya mengerti siapa yang ada di depan saya dengan tahi lalat di atas alis, wujud garis rambut, bekas luka di dagu dan bentuk hidung. Kami tahu fitur wajah saya & dapat menyimpannya di kepala beta, ” terang Lena, melansir dari Oddity Central, Kamis (22/10/2020).

Lena juga melangsungkan hal yang sama untuk orang lain yang ditemuinya. Ia memeriksa untuk fokus pada fitur terbatas yang tidak tergantikan, seperti tahi lalat yang terlihat, bekas luka, tato, atau hidung bengkok.

Dia mencoba untuk tidak fokus pada pakaian atau bahkan rambut wajah, karena itu bisa sangat membingungkan. Misalnya, suaminya dengan dan tanpa janggut terlihat seperti dua orang yang sangat berbeda baginya.

Wanita muda Rusia itu berkata bahwa dia telah belajar sendiri untuk mengenali suara orang buat membedakan mereka. Meskipun sebagian gembung manusia paling ingat wajah orang, dia membuat kenangan tentang perkataan manusia, sebab ini adalah fitur paling akurat yang dapat tempat andalkan.

Baca juga: 4 Gaya Hijab Semi Formal Melody Laksani Eks JKT48, Simpel dan Cantik!

Misalnya, era menjemput putranya dari taman bocah, suara sangat membantu jika tempat berteriak ‘ibu’. Dia juga mempunyai ransel oranye cerah yang membantu Lena dapat membedakannya.