Pentingnya Bersikap Optimis dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 dengan belum diketahui kapan akan sudah telah membuat banyak orang gerah, kecewa, bahkan frustasi. Mau tak mau, masyarakat ‘dipaksa’ untuk mengganti perilaku hidup, bahkan bagi beberapa orang, mereka harus bertahan di tengah kondisi sulit tanpa bayar.

Semua orang yang merasakan dampak virus ini banyak yang mengalami gangguan mental yang serius terutama bagi itu yang tidak siap mental. Sekalipun demikian, Psikolog Meity Arianty langgeng optimistis dan mengajak masyarakat buat mengambil hikmah yang terselip dibalik setiap kejadian.

“Siapa yang enggak stres, frustasi, muak, marah, atau kecewa dengan perihal ini. Tetapi ini harus kita lewati dan harus dihadapi. Tetapi percayalah, cepat atau lambat kita jadi berdamai dengan keadaan sebab mau enggak mau kita kudu menerima kondisi ini, ” ungkapnya ketika dihubungi Okezone belum lama itu.

 

Meity mengatakan, cepat ataupun lambat kita akan mampu menyambut dan berdamai dengan situasi ini. Terlebih mereka yang memiliki harmoni emosi yang baik.

Menurut Meity, orang-orang dengan fokus dengan apa yang dihadapi saat ini, orang-orang yang bersikap optimis, dan memiliki keyakinan kalau semua ini akan berlalu bertambah tahan dalam menghadapi cobaan pada tengah pandemi Covid-19.

“Orang-orang dengan keseimbangan jiwa yang baik akan memiliki keyakinan bahwa musibah ini akan lekas berlalu sehingga mereka lah dengan akan mampu bertahan dan berjalan maju ke depan, ” kata Meity.

  Baca juga: Denim Anti-Covid-19 Diklaim Bisa Bunuh 99, 99% Virus Corona

Mereka yang waspada akan Covid-19, sendat Meity, secara tidak langsung itu akan mengubah kebiasaan hidup menjadi lebih sehat. Seperti lebih rajin mencuci tangan, menjaga kesehatan, dan lain-lain.

“Jika semua orang beradaptasi dengan situasi baru, orang-orang akan lebih membentengi kebersihan, menjaga diri, hidup lebih sehat dan memberikan dampak positif ke depannya, ” pungkasnya.

(DRM)

Loading…