Tak Ingin Darurat Nakes, Menkes Ingin Percepat Kelulusan Mahasiswa Kedokteran

MENTERI Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menggelar rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, BPJS, BPOM, IDI hingga IDAI membahas terkait kebijakan strategis dalam penanganan peningkatan kasus Covid-19 termasuk penanganan pasien anak dengan Covid-19.

Dalam rapat kerja tersebut, ada sembilan poin yang dirangkai dan dirangkum dalam draft rapat kerja. Di mana di dalamnya membahas tentang pencegahan penularan Covid-19, vaksin, protokol kesehatan (Prokes) hingga tabung oksigen yang saat ini sedang menjadi perbincangan hangat.

Tabung oksigen yang langka di pasaran, membuat sejumlah rumah sakit, khususnya pasien Covid-19. Tak sedikit mereka meninggal dunia karena kekurangan oksigen.

Dalam poin nomor dua, huruf b menyatakan, ‘Kementerian Perindustrian RI dan Pemerintah Daerah memastikan ketersediaan pasokan untuk penanganan Covid-19. Hal tersebut disetujui oleh semua anggota rapat kerja’.

Kemudian pada poin ke sembilan menyatakan, ‘Komisi IX DPR RI mendesak Kementerian Kesehatan RI berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI untuk memastikan ketersediaan tenaga kesehatan dalam upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.

Hal ini dilakukan melalui sistem percepatan kelulusan bagi mahasiswa di bidang kedokteran yang belum lulus UKMPPD (Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter) dan wian kompetensi serupa bagi mahasiswa di bidang kesehatan.