Topi Ikonik Napoleon Bonaparte Dilelang, Laku hingga Rp19 Miliar

SEBAGIAN besar orang di dunia tentu tidak asing dengan nama Napoleon Bonaparte, seorang penguasa Prancis di abad ke-18 yang sangat termasyhur. Namanya abadi dalam sejarah dan menjadi salah satu tokoh berpengaruh dalam peradaban manusia. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa koleksi benda yang terkait dirinya tentu memiliki daya tarik tinggi, terutama bagi para kolektor barang antik.

Dikutip dari laman Artnet , Minggu (26/9/2021), sebuah topi bicorne yang dulunya milik Napoleon Bonaparte pun baru saja dilelang dan terjual seharga 1, 2 juta euro (USD1, 4 juta atau sekira Rp19 miliar) di Rumah Lelang Sotheby’s, Prancis. Harga jual obkek tersebut jauh melebihi perkiraan pra-penjualannya yang ditaksir berara di angka sebesar 500–700 ribu euro (USD587–822 ribu).

Baca juga: Mulai Oktober 2021, PeduliLindungi Terintegrasi dengan Aplikasi Lain 

Topi tersebut diyakini telah dikenakan oleh sang kaisar pertama Prancis tersebut pada 7 Juli 1807, selama pertemuan dengan Alexander I dari Rusia untuk menandatangani Perjanjian Tislit. Topi itu dilelang sebagai bentuk peringatan dua abad kematian tokoh sejarah dan bangsawan legendaris Prancis tersebut.

Lelang topi ikonik Napoleon Bonaparte. (Foto: Artnet/Twitter @Sothebys)

Tidak hanya topi, benda lain yang terdapat dalam pelelangan termasuk sepasang lilin perunggu berlapis emas yang dijual seharga 176 ribu euro; satu set pistol petugas flintlock seharga 126 ribu euro, dan tiga helai rambut kaisar yang terpisah (dua yang pertama berharga 18 ribu euro dan 13 ribu euro). Lalu ada bros enamel, namun sayangnya tidak laku.

Baca juga: Waspada, Ngeden Bisa Jadi Pemicu Pendarahan Otak 

Kisah Topi Ikonik Napoleon Bonaparte

Selama hidupnya, Napoleon Bonaparte memiliki sekira 120 topi bicorne, demikian menurut Sotheby’s. ini menjadikannya semacam merek dagang.

Masing-masing topi itu dibuat oleh perajin yang sama dengan bahan kain kempa hitam dan tali kulit bagian dalam yang terbuat dari sutra, karena Napoleon Bonaparte alergi terhadap kulit.