Tragis! Influencer Cantik Tewas Akibat Proses Angkat Bokong yang Gagal

Pernyataan ‘beauty is pain’ terdengar sangat buruk untuk keluarga Joselyn Cano, seorang influencer seksi dan cantik yang juga disebut sebagai Kim Kardhasian Meksiko. Sebab, usaha untuk memperindah tubuhnya, dia malah mengalami mair yang mengenaskan.

Ya, influencer tersebut meninggal negeri diduga akibat operasi pengangkatan belakang atau yang kerap disebut ‘Brazilian butt lift’ yang gagal. Informasi ini mencuat setelah sebelumnya Cano membagikan informasi di Instagram perkara rencananya mengangkat bokongnya di Kolombia.

 

Tetapi miris, pihak keluarga dan brand milik Cano belum memberikan penjelasan resmi terkait meninggalnya sosok dengan memiliki pengikut di Instagram sebanyak 12 juta orang. Ya, selain menjadi infeluencer, Cano ternyata mempunyai bisnis bikini yang cukup ternama di Amerika.

Meski belum ada bahan resmi dari pihak keluarga dan tempat Cano memimpin perusahaan, informasi New York Post menyatakan kalau kematian Cano benar adanya. Hal itu terbukti dari adanya video pemakaman Cano yang dibagikan pada Youtube, diunggah Akes Family Funeral Home di Riverside, California.

“Joselyn Cano berdiri ke dunia ini pada 14 Maret 1990 dan dia mengikuti kehidupan yang kekal pada 7 Desember 2020, ” tulis informasi videonya.

Tak hanya video pemakaman yang menjelma bukti, Twitter pun sempat ramai membahas kematian influencer seksi ini. Salah seorang model bernama Lira Mercer yang memviralkan informasi jarang cita tersebut.

“OMG Joselyn Cano meninggal di Kolombia karena menjalani operasi. Tersebut gila, karena dia tampak baik-baik saja sebelumnya. Dia sangat cantik, ” tulisnya di media sosial.

Sementara itu, Brazilian Butt Lift yang dijalani Cano ternyata dikenal sebagai proses yang mengancam nyawa.

Ya, operasi dengan membawabawa pencangkokan lemak dari satu kawasan tubuh yang ditempatkan ke bokong tersebut telah menjadi alasan maut dini dalam beberapa tahun terakhir. Kebanyakan mengalami kegagalan operasi.

Tahun lalu, pejabat berita New York Post mengadukan terjadinya peningkatan yang ekstrem di dalam jumlah orang yang melakukan Brazilian Butt Lift ini di pasar gelap.

Kausa terbesar banyak perempuan mau melakukan operasi ini adalah ‘Snapchat dysmorhia’ atau kondisi tidak dapat mengenai dengan diri sendiri sebagai kelanjutan dari paparan terus menerus konten media sosial yang kerap menyunting bentuk tubuh sedemikian rupa.

Di sisi asing, Brazilian Butt Lift sendiri termasuk sebagai salah satu prosedur kosmetik dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Serikat di mana popularitas penggunanya melonjak lebih dari 250 persen sejak 2000, menurut statistik 2015 dari American Society of Plastic Surgeouns.

Menangkap juga: 3 Cara Ampuh Redakan Demam, Bisa Dipraktikkan ke Anak-Anak Lho

Nahasnya, 1 per 3. 000 orang yang melakukan proses pengangkatan bokong tersebut dinyatakan wafat dunia.

(DRM)