Trik Puasa Sehat untuk Ibu Hamil

Ibu hamil dipersilahkan berpuasa. Tapi, kalau kondisi tubuhnya tidak sehat, maka puasa tidak direkomendasikan.

Menurut Pakar Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam, kalau ibu hamil ini mual-mual hingga muntah, maka pertarakan tidak direkomendasikan. “Itu tanda paling mudah untuk menghargai apakah ibu hamil boleh berpuasa atau tidak di dalam kontek kesehatan, ” katanya beberapa waktu lalu.

 

Jadi, jika ibu hamil tidak menemui gejala kesehatan, termasuk tak mual dan muntah, sungguh, dipersilahkan berpuasa. Sebab, ibu hamil yang berpuasa kendati akan memberi dampak elok bagi kesehatan dia & janinnya.

“Jangan khawatir untuk berpuasa karena tidak akan memengaruhi kemajuan janin. Lagipula, berpuasa pula akan memberi manfaat tubuh lebih sehat jika dilakukan dengan baik dan benar, ” kata Ahli Kandungan Prof Dwiana Oviyanti.

Prof Ovi kendati memberikan beberapa tips pertarakan sehat yang bisa dijalankan para ibu hamil, lupa satunya adalah memastikan asupan cairan 12 gelas mulai hari.

Dia menegaskan, jangan kemudian mikirnya harus minum 12 gelas yang kayaknya terkesan bikin begah, tapi ada trik untuk tetap mencukupi asupan air harian tersebut.

“Jangan 12 gelasnya itu diartikan 12 gelas secara harfiah. Tapi, kelengkapan cairan itu bisa pula dari panganan yang mengandung air, misalnya sup pokok tapi pakainya susu hangat bukan pakai kental rupawan, lalu bisa juga asupan buah kaya akan air. Tentu, minum air putihnya juga harus, ” katanya.

Kemudian, Anda bisa juga menambahkan menu agar-agar yang kaya mau serat dan ada kandungan airnya juga. Intinya, cakap Prof Ovi, usahakan penggunaan panganan kaya air.

“Jangan kemudian aktif puasa makan nasi, rendang, dan kerupuk. Sayurnya mana? Buahnya mana? Ini yang keliru. Jadi, pastikan asupan makanan dan minuman yang masuk sesuatu yang bergizi seimbang dan kaya akan air yang bisa membenarkan tubuh ibu hamil pasti fit selama menjalani puasa, ” tambah Prof Ovi.

(DRM)