Vaksin Novavax Tunjukkan Perlawan di Varian Virus Afrika Selatan

PEMBUAT vaksin Covid-19 asal Maryland, Amerika Serikat, Novavax Inc (NVAX. O) memang mencoba menangkal varian virus baru. Pasalnya, strain baru ini terbukti lebih cepat menular dibandingkan dengan lama.

Novavax Inc (NVAX. O) mengambil Reuters, yang sedang bereksperimen dengan NVX-CoV2373, menunjukkan ada respons kekebalan dan pelestarian terhadap varian virus corona yang sangat menular dengan awalnya diidentifikasi di Afrika Selatan (B1351) atau saat ini dikenal dengan sebutan Beta.

Lebih lanjut, vaksin NVX-CoV2373 dari Novavax ini memang sedang diuji di beberapa tahap, dan belum diizinkan untuk digunakan dalam negara mana pun. Tes trial dilakukan Novavax secara pengujian serum darah kepada 30 peserta uji coba tahap menengah yang sudah menerima kedua dosis NVX-CoV2373.

Hasilnya, menunjukkan ada respons antibodi yang kuat terhadap versi asli virus corona, Sars-CoV-2 pengantara infeksi Covid-19 serta terhadap varian Alpha yang pertama kali ditemukan di Inggris tapi respons terhadap strain virus Beta memang kecil kurang.

Jadi informasi, regulator obat-obatan Eropa, European Medicines Agency diketahui sudah memulai tinjauan mengendap terhadap vaksin Covid-19 desain Novavax sejak Februari.

Indonesia sendiri, bahan dari Kementerian Kesehatan RI baru-baru ini menyebutkan kalau sekitar Juni hingga Juli mendatang, vaksin Novavax sudah mulai masuk ke Nusantara, bersama kedatangan jenis vaksin lainnya, Pfizer.

(mrt)